Yuk Atasi Rasa Insecure mu!
WHAT
IS YOUR BIGGEST INSECURITY?
Manusia
memang memiliki kecenderungan untuk terlihat sempurna. Apalagi di zaman social
media saat ini. Seakan-akan orang-orang berlomba untuk menunjukkan hidupnya
yang paling Bahagia dan paling sempurna. Namun tahukah kalian akibat terlalu
sering melihat social media kita menjadi pribadi yang sering
membandingkan diri dengan kehidupan orang lain, dan terkadang itu dapat membuat
kita minder, atau merasakan insecure, sebuah perasaan tidak nyaman yang
merasa diri ini tidak berharga dan merasa kurang.
![]() |
| Sumber Pintrest/Steave Rosenfield |
Rasa
minder yang sangat berlebihan membuat kita takut untuk melakukan apapun yang
membuat kita lebih maju. Kebanyakan orang insecure tidak menyadari atau bahkan
tidak mencari tahu dimana asal muasal rasa insecure itu terjadi. Dan parahnya
lagi kita malah menyalahkan diri sendiri. So, apa yang harus kita
lakukan ketika merasa insecure? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak
beberapa tips berikut ini guys!
1.
Kenali penyebabmu insecure
Sadar
atau tidak kebanyakan orang ingin keluar dari rasa insecure namun mereka
kebingungan untuk keluar, semua cara dilakuakn namun tak kunjung juga
mendapatkan hasil. Hal ini karena kita tidak mengetahui apa aja sih
penyebab kita insecure? Gara-gara apa sih aku minder?, beberapa penyebab
prang merasa insecure adalah:
-
Membandingakn diri
dengan orang lain
Dengan sadar
atau tidak kita sering membandingkan diri kita dengan orang lain, bahkan
dilingkup terkecil kehidupan sosial seperti di keluarga, tak jarang kita juga
sering dibandingkan, entah itu dengan saudara, adik/ kakak, atau sepupu yang
seumuran.
-
Social media
Tempat semua
orang memasang kehidupan yang bahagia dan tak bercelah terkadang membuat diri
berpikir ‘aku mah apah atuh, remahan kerupuk’. Social media juga sempat membuat
aku berpikir apa benar ada orang didunia ini yang tidak pernah ngerasa insecure?,
kok seolah-olah kehidupan Instagram bahagia dan tanpa celah.
-
Beauty standard
Ini yang sering
dialami oleh kaum hawa nih,, ya standar kecantikan, yang terdengar sangat
bullshit itu (HAHAHAHA). Cantik itu putih kaya tembok, tinggi semampai, rambut
Panjang dan hitam. Cantik itu relative, semua wanita cantik dengan
caranya. Persetan dengan standar itu, YOU ARE BEAUTIFUL.
-
Penolakan dari
lingkungan
Ekspektasi
sebuah lingkungan terhadap diri kita yang tidak bisa terpenuhi kadang membuat
diri kita mengalami penolakan dari lingkungan tersebut. Hal ini juga bisa
menyebabkan rasa minder, rendah diri dan tak berharga itu muncul
-
Trauma
Ketakutan dimasa
kecil yang belum terselesaiakn atau ketakutan-ketakutan lain yang membuat langkah
kita terhenti, yang membuat kita takut memulai sesuatu, karena pernah mengalami
hal yang tidak menyenangkan mungkin di masa lalu.
-
Kegagalan
Mengubah mindset
dan bangkit dari kegagalan membutuhkan waktu yang lama dan panjang. Kadang saat
kita gagal mencoba sesuatu bisa memicu diri kita menjadi orang yang ga percaya
diri, mudah putus asa dan pesimis
2.
Rengungkan semua
kelebihan dan kekuranganmu
Mulailah
merenungkan apa saja kelebihan dan juga kekuranganmu, jika perlu tulis semua
kelebihan dan kekuranganmu. Ini bukan bertujuan untuk membandingan banyaknya
kekurangan dan kelebihan yang kalian miliki. Namun menjadikan ini sebagai
evaluasi. Saat membaca kelemahan-kelemahan, kita bisa menentukan kelemahan mana
yang bisa di improve dan bisa diperbaiki, dan mana yang memang harus
diterima. Saat membaca kelebihan-kelebihan, kita bisa membuka mata dan
menyadari bahwa ternyata ada banyak hal yang bisa untuk disyukuri, dan jangan
lupa untuk selalu meningkatkannya.
3.
Mulai berdamai dengan
diri sendiri
Semua
manusia punya kelemahan, tidak ada manusia yang dilahirkan tanpa kelemahan, ada
kalanya memang kelemahan itu hanya bisa diterima, dan didamaiakan dengan diri
ini. Ketika kamu bilang kamu pintar, diluar sana juga banyak orang yang pintar
yang mungkin melebihi dirimu. Kita harus sadar bahwa diatas langit memang ada
langit, salah satu cara terbaik untuk berdamai dengan diri sendiri adalah
mengakui kelebihan yang orang lain miliki. Jangan terus menerus melakukan
penolakan. Saatnya menerima, memang ada orang lain yang lebih baik, lebih
cantik, lebih kaya, lebih pintar dan lebih-lebih yang lain
4.
Bandingkan dirimu yang
sekarang dengan yang dulu
Tidak
adil rasanya membandingkan diri dengan orang lain, semua orang memiliki start
point yang berbeda. Kehidupan orang-orang memiliki pola yang berbeda, semua
punya titik mulai yang berbeda. Mungkin jika kalian berlari 2 km setiap hari
akan kalah dengan atlet lari yang sudah menempuh berkilo kilo meter tiap
harinya, namun bagaimana jika kemarin hanya bisa berlari 1 km saja, namun
sekarang sudah mencapai 2 km. Tentu perbandingan ini sangat adil bukan? Dengan
kalina melakukan ini ada setitik optimisme yang timbul dari dalam diri
5.
You’re the
captain of your Soul
Satu
hal yang tidak bisa kamu control dalam kehidupan ini adalah komentar dan
pandangan orang terhadap diri kita. Komentar negatif yang sering memundurkan
mental kita sebenarnya bukan kewenangan kita untuk mengontrol. Mereka tidak
akan ada hentinya berkomentar. Hey!! Jangan mau kalah dengan komentar
negatif. Jangan sampai omongan mereka bisa mempengaruhi jiwamu. Kamu adalah
pemilik jiwamu yang memiliki kuasa penuh atasnya. Mulai belajar untuk
mengontrol emosi, tinggalkan mereka yang hanya bisa merendahkanmu. Terkadang
orang menghina dan menghujat itu hanya suatu kamuflase, sebenarnya dia iri
kepadamu. Ingat!! You’re the captain of your soul, jangan biarkan
pikiran-pikiran negatif terbentuk dari komentar mereka.
6.
Spread positive
vibes
Kita
kembali ke kelebihan diri, “oh ternyata aku bisa lo menguasai bidang ini”, “eh
menulis ternyata ga sesusah itu ya?”, ingat sekecil apaun kelebihan ynag
dimiliki kalian patut untuk menghargai itu. Selalu motivasi diri dengan
kalimat-kalimat positif tentang dirimu, jika perlu lakukan itu secara berkala,
misalnya setiap pagi untuk mengawali hari biar lebih semangat. Secara tidak
langsung jika kebiasaan itu diterapkan, alam bawah sadar kalian akan ikut terlatih.
Jadi yuk mulai mengurangi suara-suara negatif yang timbul dari dalam diri kita,
suara-suara merendahkan dan hanya menyalahkan, coba maulai saat ini ganti
dengan kalimat yang lebih menenagkan.
Kesal
dengan perasaan rendah diri yang dimiliki, itu manusiawi, saatnya perlahan
untuk diperbaiki. Jika kalian bersedih terimalah kesedihan itu, tidak apa jika
sekali dua kali. Rasakan emosi itu. Namunjangan sampai larut didalamnya.
Saatnya kita bangkit dan melawan semua hal negatif yang ada di dalam diri ini.
Ingat kitalah pemilik jiwa dan raga, orang lain tidak berhak untuk
mengomentarinya. Jangan biarkan semua komentar itu mendikte pikiranmu untuk
berjalan. Sekian blog yang kutulis, semoga bermanfaat dan menginspirasi
teman-teman 😊😊😊,
jangan terus-terusan bersedih, yuk bangkit yuk, pasti bisa!!

Komentar
Posting Komentar